Jelang partai leg kedua perempat final Liga Champions melawan AC Milan, kapten Barcelona, Carles Puyol angkat bicara mengenai peluang timnya dan siapa sosok yang harus diantisipasi 'Blaugrana'.
Puyol menegaskan timnya tidak boleh melakukan kesalahan di partai yang amat penting nanti. Tapi, dia mengungkapkan bahwa bermain defensif tidak akan diperlihatkan timnya, meski bermain imbang tanpa gol di leg pertama.
"Kami akan bermain seperti laga terakhir. Keinginan kami adalah selalu bermain menyerang dan menampilkan gaya permainan kami, karena kami tahu memiliki tim yang hebat," ujar Puyol seperti yang dikutip Marca. "Ini adalah laga yang paling penting musim ini," tegas Puyol. "Ini final, tidak ada tempat untuk kesalahan."
"Sangat penting untuk tidak kebobolan. Kami harus menggerakkan bola dengan cepat, mempertahankan kecepatan tinggi dan mencetak gol secepat mungkin," paparnya.
"Kami hanya bisa bermain dengan satu cara, menyerang sejak menit awal. Dan jika mencetak gol, kami akan mencoba lebih banyak buat gol lagi, namun tetap waspada," imbuh pemain yang juga jadi andalan Timnas Spanyol itu.
Meski akan bermain menyerang, Puyol mengakui Zlatan Ibrahimovic bisa menjadi sosok berbahaya dalam skuad 'Rossoneri'. Apalagi, Camp Nou bukan tempat asing bagi pemain yang meninggalkan Barca akhir 2010 itu. "Anda tidak bisa menghentikannya secara fisik, dan tekniknya juga sangat bagus," lanjut Puyol.
"Kami harus menyingkirkan dia dari area kami, jadi bola tidak akan sampai ke dia, memaksanya untuk melakukan tendangan dari jauh," ungkapnya soal strategi menahan Ibra. "Tapi, tugas untuk menjaga dia bukan hanya milik satu pemain, tapi seluruh tim," tuturnya.
Barcelona memang dalam keadaan terjepit jelang menjamu AC Milan. Mereka harus bisa mencetak gol lebih banyak dari yang Milan buat, dan menghindari hasil seri, jika ingin lolos ke babak semifinal menghadapi pemenang antara Chelsea atau Benfica.