 |
| suporter persik, persik mania |
Persik Kediri sukses 'menggunduli' tamunya PSCS Cilacap dalam ajang Piala Indonesia 2012 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (04/04/2012) sore. Tim 'Macan Putih' berhasil menggelontor lima buah gol ke gawang PSCS tanpa balas.
Lima buah gol tersebut antara lain, dua gol penalti Oliver Makor menit ke-3 dan 8, satu gol Faris Adhitama menit 23, satu gol Komang Mariawan menit ke-32 dan satu gol penutup Agus Susanto di menit ke-83.
Kemenangan besar tersebut sekaligus menjadi tiket Persik melaju babak berikutnya. Persik bakal menantang tim Indonesian Premier Legue (IPL) yaitu, Persema Malang. Sementara, PCSC harus kandas di tengah jalan.
Pertandingan yang berlangsung dalam kondisi cuaca hujan gerimis diwarnai dengan tiga buah kartu kuning. Wasit Yudi Nurcahya memberikan kepada tiga pemain Persik masing-masing, M. Ansori menit ke-27, Anderson da Silva menit ke-55 dan Faris Adhitama menit ke-70. Sementara satu kartu kuning diterima tim tamu atas nama pemain Mahop menit ke-9.
Bertindak sebagai tuan rumah Persik mampu mengambil inisiatif menyerang. Dua gol penalti Persik sukses dieksekusi oleh Oliver Makor. Gol tersebut membuat rasa percaya diri PSCS turun drastis. Mereka kerap membuat kesalahan, terutama lini belakang.
Peluang itu dimanfaatkan oleh Faris Adhitama untuk menusuk lini pertahan yang lemah itu. Pemain dengan nomor punggung 13 itu akhir sukses membobol gawang PSCS setelah menanduk bola umpan M. Ansori, dari sektor sebelah kiri PSCS. Selanjutnya, disusul gol Komang Mariawan yang juga melalui sudut yang sama. Bermula dari sepak pojok Rendi, mantan pemain Timnas Indonesia itu melakukan heading tajam. Sehingga penjaga gawang Handoyo harus memungut bola untuk keempat kalinya.
Sementara gol penutup Persik lahir melalui kerjasama tiga penyerang, Rendi Saputra, Tamsil dan Agus Susanto. Tamsil yang lolos dari hadangan pemain belakang PSCS memberikan umpan soloran kepada Agus Susanto yang berdiri bebas. Setelah melihat celah, Agus melakukan shooting keras ke pojok gawang PSCS.
Meskipun tertinggal jauh 5-0, para pemain PSCS tidak putus asa. Mereka berupaya bangkit. Namun, serangan demi serangan yang dibangun selalu kandas. Sampai akhir pertandingan skor tidak berubah untuk kemenangan Persik.