 |
| Pemain sayap Arsenal, Theo Walcott |
Pemain sayap Arsenal, Theo Walcott, mengatakan bahwa kini Stadion Emirates sudah semakin berwibawa dan menakutkan. Di kandang baru ini, Arsenal bisa mengalahkan siapa saja.
Sebelumnya, Arsenal bermarkas di Stadion Highbury. Stadion itu sudah begitu menyatu dan menjadi bagian dari sejarah klub tersebut. Sejak 2006, "The Gunners" pindah ke Stadion Emirates yang lebih modern dan berkapasitas besar, bahkan menjadi stadion terbesar ketiga di Inggris setelah Wembley dan Old Trafford.
Stadion itu sempat dianggap belum memberi wibawa. Namun, perlahan-lahan, stadion tersebut semakin angker buat lawan dan menyatu dengan kebesaran Arsenal.
"Aku kira suporter berharap kami selalu menang jika tampil di stadion ini. Kami juga berharap demikian, menampilkan permainan terbaik dan merasa bisa menang di setiap pertandingan," kata Walcott di situs resmi Arsenal.
Musim ini, Arsenal hanya kalah dua kali di Stadion Emirates. Pertama kalah dari Liverpool, dan kedua dari Manchester United.
"Emirates mulai menjadi benteng seperti yang kami inginkan. Itu tentu tak lepas dari dukungan suporter. Mereka yang membangun keangkeran itu," ungkapnya.
"Suporter lawan tak akan suka datang ke Emirates, terutama dalam beberapa bulan terakhir. Stadion ini cukup membantu pemain. Sepertinya, kami mendapat tambahan pemain jika tampil di sini," tambahnya.
Akhir pekan ini, Arsenal akan menjamu Manchester City. Ini akan menjadi pertandingan ketat. Sebab, Arsenal butuh kemenangan agar finis di urutan ketiga. Sebaliknya, City juga butuh kemenangan agar bisa mengejar Manchester United yang memimpin klasemen.